WELCOME TO BLOG TKJ OTOMATIS BERANI COBA


Senin, 02 April 2012

AIR DI BULAN


BulanBulan lalu, NASA (National Aeronautics and Space Administration) berhasil menemukan ‘air dibulan’.  Sebuah misi yang sangat memuaskan.
Sejak manusia pertama kali mendarat dibulan, dan membawa potongan sampel bulan, para ilmuan berpikir bahwa permukaan bulan adalah
‘tulang kering’. 

Akan tetapi pemikiran ini hanya berlaku sebelum misi NASA berhasil september 2009 lalu.

Penemuan baru pada jurnal science 25 september 2009. Sebuah bukti mengenai air di kutub bulan oleh NASA’s Lunar Reconnaissance Orbiter dan hanya beberapa minggu sebelum direncanakan Lunar Impact NASA’s LCROSS (Lunar Crater Observation and Sensing Satellite) yang akan menghantam salah satu sisi gelap di daerah kawah kutub selatan bulan dengan harapan menemukan puing-puing es di daerah itu.

Bulan memang tetap lebih kering dibanding padang pasir yang ada dibumi, tetapi air dinyatakan ‘ada’ dibulan dalam jumlah yang sangat sedikit. Diperkirakan sekitar 1 Ton lapisan atas permukaan bulan akan menghasilkan hanya sekitar 32 Ons air.

Mencari air dibulan akan menguntungkan masa depan, bulan akan menjadi potensi sumber air minum dan bahkan bahan bakar.

Dari mana asal air dibulan?
Es di bulan bisa jadi muncul akibat komet yang menabrak bulan yang terjadi pada masa-masa paling awal sistem tata surya. Tapi mungkin juga berasal dari partikel matahari yang secara perlahan-lahan bergabung dengan mineral dan membentuk air. Kemudian berubah menjadi es.

Atau bisa juga berasal dari Bumi, saat terjadi tabrakan raksasa hingga membentuk bulan. Tapi dari manap un es itu berasal, menurut ilmuwan dari Space Sciences Laboratory, University of California Greg Delory, penemuan itu membuka prospek penelitian yang menyenangkan.

Dapatkah Manusia Hidup Di Bulan?
Ya, manusia dapat hidup disana. Akan tetapi tidak dalam jumlah yang banyak, saat ini dengan ditemukannya air dibulan membuka peluang bagi para peneliti untuk tinggal lebih lama dibulan karena kebutuhan minum manusia selama dibulan akan terpenuhi. Selain itu, air dapat dibecah menjadi unsur H dan O dimana H dapat menjadi bahan bakar untuk pesawat luar angkasa sedangkan O dapat dijadikan untuk bernafas.

Bagaimana dengan Gravitasi Bulan?
Gravitasi dibulan cukup untuk menarik manusia agar tidak berterbangan, walaupun gravitasi bulan sangat kecil sekitar 1/6 gravitasi bumi. 

Referensi : Space.com , NASA, BBC.co.uk

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar